Contact Us

Contact Us

Belanja Mesin Whatssapp

genset bensin dan lpg

Pemadaman listrik secara mendadak dapat mengganggu aktivitas rumah tangga maupun operasional usaha kecil. Menggunakan generator set (genset) bensin menjadi salah satu solusi paling praktis dan responsif untuk memberikan daya cadangan. Namun, agar genset mampu bekerja optimal dan andal saat terjadi pemadaman listrik PLN, Anda harus memperhitungkan penurunan daya (derating factor) serta menghitung kapasitas awal (starting wattage) dan berjalan (running wattage) secara tepat.

Genset Bensin dan LPG (Dual Fuel)

Saat Ini Generator bertype Dual Fuel sedang ramai digunakan, hal ini disebabkan bahan bakar LPG yang lebih bersih dan tidak menyumbat karburator saat disimpan lama. Tsuzumi TG 10000 DF menjadi pilihan terbaik saat ini, Genset bertype Open ini mampu mengeluarkan sampai 8000 Watt.

Namun untuk memaksimalkan penggunaan genset dual fuel ini, kita harus paham dengan kebutuhan daya yang akan kita gunakan.

Genset LPG memiliki daya kepadatan energi yang berbeda dibandingkan genset bensin, dalam Mode LPG memiliki daya penurunan sebesar 10% dibandingkan menggunakan Genset Bensin

Oleh sebab itu, perbedaan penggunaan Genset LPG dan Bensin, diperlukan perhitungan yang berbeda, contoh saat dibutuhkan daya di 2600 watt, saat menggunakan genset bensin bisa disarankan genset 5 kva/ 4000 watt. Namun ingat saat menggunakan Genset LPG terdapat penurunan menjadi di 3200 – 3400 watt

Lebih Baik Genset Bensin Atau LPG ?

“Kalau begitu lebih baik menggunakan genset bensin dibandingkan lpg”, pasti diantara kita banyak yang berfikir seperti ini, memang benar genset LPG saat digunakan daya akan berkurang, namun genset LPG sangat unggul di perawatan, serta sangat mudah didapatkan,

LPG bisa berasal dari LPG 3 KG bahkan sampai Listrik dari Pemerintah. Selain Itu, saat lama tidak digunakan tidak ada kemungkinan bahan bakar tersumpat di selang karburator.

Keunggulan Genset LPG

Meskipun memiliki potensi penurunan daya, LPG menawarkan beberapa keunggulan yang membuatnya menarik sebagai sumber bahan bakar genset.

1. Pilihan Bahan Bakar Lebih Fleksibel

Genset dual fuel memungkinkan pengguna memilih bahan bakar sesuai kondisi. Ketika bensin tidak tersedia atau ingin mengurangi penggunaan bensin, pengguna dapat beralih ke LPG sesuai spesifikasi genset.

Fleksibilitas ini sangat bermanfaat untuk rumah tangga maupun UMKM yang membutuhkan sumber listrik cadangan.

2. Lebih Praktis untuk Penyimpanan

Bensin yang disimpan terlalu lama dapat mengalami perubahan kualitas dan meninggalkan residu pada sistem bahan bakar. Pada genset yang jarang digunakan, kondisi tersebut dapat meningkatkan kebutuhan perawatan.

Penggunaan LPG dapat menjadi alternatif karena bahan bakarnya disimpan dalam tabung dan tidak berada di dalam tangki bensin genset.

3. Berpotensi Menghemat Biaya Operasional

Harga dan ketersediaan bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penggunaan genset. Jika harga LPG lebih ekonomis dibandingkan bensin di lokasi pengguna, penggunaan mode LPG dapat membantu menekan biaya operasional.

Namun, besarnya penghematan tetap bergantung pada harga bahan bakar, beban listrik, durasi pemakaian, dan spesifikasi genset.

4. Pembakaran Lebih Bersih

LPG dapat menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bensin pada kondisi operasi yang sesuai. Hal ini menjadi salah satu alasan genset berbahan bakar LPG semakin banyak dipertimbangkan untuk kebutuhan cadangan listrik.

Keunggulan Genset Bensin

Di sisi lain, genset bensin tetap memiliki keunggulan tersendiri.

1. Output Daya Lebih Tinggi

Pada genset dual fuel, mode bensin umumnya mampu menghasilkan output daya lebih tinggi dibandingkan mode LPG. Hal ini membuat bensin cocok ketika pengguna membutuhkan kapasitas daya maksimal dari unit.

2. Pengoperasian Sederhana

Genset bensin konvensional memiliki sistem bahan bakar yang relatif sederhana sehingga pengoperasiannya mudah dipahami oleh pengguna.

3. Cocok untuk Penggunaan Intermiten

Untuk kebutuhan listrik cadangan dengan durasi penggunaan yang tidak terlalu panjang, genset bensin dapat menjadi pilihan praktis, terutama untuk rumah tangga, toko, dan UMKM.

Cara Menghitung Kebutuhan Daya Genset

Sebelum memilih antara genset LPG dan bensin, hitung terlebih dahulu seluruh beban yang akan digunakan.

Perhatikan dua jenis kebutuhan daya:

  • Running watt, yaitu daya yang dibutuhkan peralatan saat beroperasi normal.
  • Starting watt, yaitu daya awal yang dibutuhkan beberapa peralatan ketika pertama kali dinyalakan.

Peralatan seperti kulkas, pompa air, AC, kompresor, dan motor listrik dapat membutuhkan daya awal yang lebih tinggi dibandingkan konsumsi normalnya.

Setelah mengetahui total kebutuhan daya, berikan cadangan kapasitas agar genset tidak terus bekerja pada beban maksimum.

Jika genset akan digunakan dalam mode LPG, perhitungkan juga potensi penurunan output daya sesuai spesifikasi produsennya.

Rekomendasi Genset Dual Fuel Tsuzumi TG 10000 DF

Bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas bahan bakar, Tsuzumi TG 10000 DF dapat menjadi salah satu pilihan genset dual fuel yang menarik.

Genset ini menggunakan sistem bahan bakar bensin dan LPG sehingga pengguna dapat menyesuaikan bahan bakar berdasarkan kebutuhan dan ketersediaannya.

Dengan output maksimal hingga sekitar 8.000 watt pada spesifikasi yang sesuai, unit ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan cadangan listrik, termasuk rumah tangga dan usaha yang membutuhkan kapasitas daya lebih besar.

Pengguna tetap perlu memperhatikan kapasitas output pada masing-masing mode bahan bakar agar beban listrik yang digunakan tidak melebihi kemampuan genset.

Dapatkan penawaran harga terbaik, garansi resmi, dan layanan purna jual terpercaya.

Hubungi Ari: 0878-0103-0101
Showroom/Kantor: Jl. Margomulyo No. 9 Blok A1, Surabaya (Belanja Mesin Surabaya)